Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sinopsis Film Ayah Menyayangi Tanpa Akhir

Ayah Menyayangi Tanpa Akhir adalah judul novel karya penulis Kirana Kejora yang ditulis berdasarkan kisah nyata. Novel setebal 372 halaman ini, diterbitkan oleh Penerbit Zettu pada tahun 2013, dengan ISBN 9786027735460. Pada tahun 2015, novel ini diangkat ke layar lebar dengan judul sama, dibintangi oleh Fedi Nuril, Kelly Tandiono, Naufal Azhar, dan disutradarai oleh Hanny R. Saputra.
Film AYAH MENYAYANGI TANPA AKHIR bercerita tentang Arjuna atau Juna (Fedi Nuril), seorang pria dari keturunan ningrat yang jatuh cinta ke seorang gadis Jepang, Keisha (Kelly Tandiono). Ia harus berjuang keras agar cinta nya di setujui oleh pihak keluarga. Kekuatan cinta Juna mampu menerobos benteng perbedaan, hingga akhir nya mereka resmi menjadi pasangan suami istri.
Sinopsis Film Ayah Menyayangi Tanpa Akhir
Ayah Menyayangi Tanpa Akhir hasil karya penulis Kirana Kejora yang ditulis berdasarkan kisah nyata. Dalam novel itu, mengangkat tokoh Arjuna yang akrab dipanggil Juna, seorang ayah single parent bersama anaknya, Mada (Gajahmada) tokoh sentral dalam kisah ini. Kirana berusaha membuktikan bahwa pria pun dapat menjadi makhluk serbabisa, apabila dihadapkan pada keadaan di mana ia harus mampu menjalankan berbagai peran dengan baik. Dan Juna dalam kisah ini pun menjalani hari demi harinya dengan tabah dan tegar. Juna berjuang mendidik dan membesarkan Mada seorang diri sejak bayi. Beragam kisah lucu, mengharukan, penuh emosi dan intrik keseharian namun dibalut dengan kalimat sederhana. Bahasa yang digunakan, selain sederhana, ringan dan renyah. Begitu tangguh penulis ini mengambarkan sosok Juna sebagai single dad bagi Mada, walau di sisi lain ada kesan hidup Juna terlalu sempurna dari segi karir dan materi. Kesempurnaan seorang Juna mendapatkan porsi yang cukup dominan.

Juna yang hidupnya terlalu sempurna bagi ukuran pria mana pun tetap memilih sendiri dan mencurahkan seluruh kasih sayangnya untuk Mada, buah hatinya. Lika-liku tentang Mada yang meminta Ibu baru pun digambarkan secara apik. Juna digambarkan sebagai pria konsekuen dengan pilihan hidupnya. Melepaskan kehidupan dari keraton Solo yang penuh aturan dan tatakrama, dan memilih mencintai wanita keturunan Jepang dengan segala risikonya. Cerita tentang bagaimana ia berpisah dengan ibu Mada pun terasa cukup seru. Kirana ingin berbagi cara menghargai waktu belajar banyak tentang perjuangan orang tua tunggal. Bagaimana mengatur dan mengharmonisasi waktu antara pekerjaan sekaligus mendidik dan membesarkan anak seorang diri. Bagaimana meraih kesuksesan berkarir namun tidak mengabaikan dan membagi perhatian menyeluruh kepada sang buah hati. Novel ini pun memberi pesan moral akan berharganya waktu yang tidak dapat diputar kembali, tidak ada ruang untuk penyesalan. Menghargai waktu berarti melakukan sesuatu yang berguna bagi dengan sesama, dengan orang yang kita kasihi.

Detail Film

Jenis Film : Drama
Produser : Hanny R. Saputra
Sutradara : Hanny R. Saputra
Penulis : Salman Aristo, Ifan Ismail, Hanny R. Saputra
Produksi : MD Pictures

Post a comment for "Sinopsis Film Ayah Menyayangi Tanpa Akhir"

Berlangganan via Email